Description
Bagaimana jika ruang kelas tidak lagi dibatasi oleh dinding, pembelajaran tidak lagi bergantung pada satu pola penyampaian pengetahuan, dan teknologi mampu merespons kebutuhan belajar setiap mahasiswa secara lebih personal? Perkembangan Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang transformatif yang dapat mengubah wajah pendidikan tinggi secara mendasar. Teknologi-teknologi tersebut bukan lagi sekadar perangkat tambahan untuk memperkaya pembelajaran, melainkan dapat menjadi katalis bagi perubahan cara pengetahuan dikonstruksi, dialami, disampaikan, dan dievaluasi di perguruan tinggi.
Namun, di balik peluang besar tersebut terdapat tantangan yang tidak kalah penting. Adopsi teknologi secara masif tanpa ditopang fondasi teoritis, desain pedagogis, kompetensi dosen, serta model implementasi yang terencana berisiko melahirkan shallow innovation—inovasi yang tampak modern secara teknologi, tetapi belum menghadirkan transformasi pedagogis yang bermakna. Karena itu, pertanyaan terpenting bukan sekadar “teknologi apa yang dapat digunakan?”, melainkan “bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat, adaptif, bertanggung jawab, dan berbasis bukti untuk menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna?”
Buku TEKNOLOGI IMERSIF DAN KECERDASAN BUATAN DALAM PENDIDIKAN TINGGI: Kerangka Teoritis dan Model Implementasi Adaptif hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Buku yang ditulis oleh Dr. Dian Novian, S.Kom., M.T., Dr. Ratna Wardani, S.Si., M.T., dan Dr. Muhammad Noor Fitriyanto, M.Pd. ini menawarkan perpaduan antara landasan konseptual, pengalaman empiris, serta gagasan implementatif yang relevan dengan konteks pendidikan tinggi Indonesia.
Kekuatan buku ini terletak pada pengalaman akademik dan penelitian yang menjadi fondasi pembahasannya. Lebih dari sekadar mengulas perkembangan teknologi, para penulis menghadirkan perspektif yang berakar pada pengalaman langsung sebagai akademisi, peneliti, dan praktisi teknologi pendidikan. Pengalaman tersebut mencakup pengembangan simulator selam berbasis VR dalam konteks unik Gorontalo hingga kajian sistematis mengenai integrasi AI dalam pembelajaran adaptif. Bahkan, pengalaman sebagai penyelam aktif memberikan perspektif empiris tentang bagaimana simulasi VR dapat membantu peserta didik mempersiapkan diri sebelum berhadapan dengan lingkungan laut yang sesungguhnya. Dengan demikian, gagasan dalam buku ini tidak berhenti pada tataran spekulatif, tetapi berangkat dari pertemuan antara teori, riset, teknologi, dan pengalaman lapangan.

Reviews
There are no reviews yet.